Rabu, 05 Juni 2013
Parodi Berair mata
ada parodi kacangan yang diperankan oleh dua insan biasa yang jauh dari kata sempurna. anak adam dan hawa itu saling terpisahkan. saling mngaggumi. bahkan saling mencintai. tapi apa kata dan daya, semua itu terasa tak berharga ketika dikalahkan oleh suratan Yang Maha Kuasa. Entahlah, aku juga tidak habis fikir akan suratan tersebut, karena aku juga hanya manusia biasa, fikiranku penuh dengan keterbatasan. Dan aku juga tak bisa menjamin, jika suatu hari nanti dua insan tersebut ternyata telah dijodohkan oleh Tuhan dengan pasangan masing-masing. dan semua ini, hanya akan menjadi sebuah memori kecil yang indah dan tersimpan rapih di hati masing-masing. ah.. parodi ini, akhirnya menjadi lelucon bagi setiap manusia yang mengerti, dan menjadi tangis bagi yang merasakan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar