Selasa, 05 Mei 2015

Bagaimana jika ?



Jika aku harus mengatakan aku gagal , gagal untuk tidak memikirkanmu sedetikpun. Dan aku harus berusaha mengalihkannya dengan kesibukanku.
Jika aku tidak berhasil, menahan rasa yang membuncah didada ketika kamu bercerita tentang sosok itu. Hei !
Jika aku putus asa, lalu berhenti. Aku berhenti disaat aku sadar diri, karena aku yang terlewatkan darimu, sebab aku datang disaat yang tidak tepat.
Dan Jika aku mulai terdiam, Dan diam seperti apa yang kamu takutkan.
mematikan rasa perlahan-lahan dan mulai memandang kedepan lagi
aku lelah..
maaf aku berhenti,
maaf aku putus asa,

dan maaf, aku memutuskan untuk diam
Read More >>

Jumat, 23 Januari 2015

Sneak Peek 2015 "Time to Break The Wall"

Hai
baru sempat mengisimu :')

Winter yang tak berujung.
Ini kali pertama seumur hidupku untuk survive di winter 2014-2015. Sungguh tak mudah, menepis dingin dikala hati berubah menjadi es, mengompori diri disaat semangatku hampir dikalahkan oleh angin busan.

Aku hanya ingin sekedar bercerita,
Tentang indahnya negara 4 musim ini, tapi serasa kosong buatku. Mungkin aku terkesan melarikan diri dari segala keruwetan perasaanku pada tahun lalu.
ini hanya cerita, bukan berarti aku tidak bisa move on, bukan..aku hanya ingin menjadikan blog ini saksi jika suatu saat aku lupa akan peristiwa itu, aku bisa mengingatnya dengan membaca ini lagi.
Sosok yang pernah aku bangga-banggakan di blog ini juga, lalu aku mulai menghentikan menyebut namanya disini.
Untuk seseorang yang selalu kupanggil "kakak",
mungkin hubungan kita 2 tahun yang lalu  adalah sebuah kesalahan dan pelajaran terindah untukku.
Untukku yang terlalu mencintai sosoknya,
dan itu tidak baik, karena ketika aku terjatuh sendiri, aku harus mengobati diri sendiri.
Luka itu tak bisa sembuh seratus persen, masih ada bekas bekasnya yang sulit untuk dihilangkan, dan hanya akulah yang merasakan.

tetapi aku harus melangkah ke depan,
walaupun bekas luka tersebut masih berbekas, aku maju selangkah demi selangkah..
tak lupa ku ucapkan syukur, dengan keberadaaanku disini, semakin mempermudahkanku untuk melupakan luka itu. Aku mulai terlupa bahwa aku pernah terluka.
Aku sudah terima sebagai pembelajaranku menuju kedewasaan dengan luka ini.

sekarang aku mulai menikmati kesendirianku, sambil selalu instropeksi dan membenahi diri.
Terimakasih,
Secara tidak langsung dia sudah membantuku menjadi sekarang ini, Saat ini aku belajar dan selalu belajar, untuk menjadi wanita mandiri, mengandalkan diri sendiri.
Hingga suatu saat, jika kita dipertemukan dalam sebuah situasi, aku harus mengucapkan terimakasih kepadanya..
yang telah menyadarkanku, bahwa cara mencintainya itu yang salah.

dan untuk yang akan datang,
aku akan berhati-hati lagi, mulai dari menggunakan hati hingga mengontrol diri supaya tidak salah untuk yang kedua kalinya.
dan akan kupastikan dulu, bahwa hubungan dua arah akan lebih mengena daripada hubungan searah.
dan kupastikan, aku tak salah langkah


Read More >>

Minggu, 21 Desember 2014

Lagi Mimpi

satu kata yang melekat didalam fikiranku itu ya mimpi.
aku selalu bermimpi.
entah itu mimpi baik atau mimpi buruk,
dan juga, pertanda biasanya bisa ku dapatkan dari mimpi, walaupun jarang dan khusus datang dalam masalah-masalah besar serta pelik dan menyangkut hajat hidup orang banyak.
seperti malam tadi,
aku bermimpi..

indah sekali

harmoni, keselarasan, pertikaian, dan berakhir dalam bangun.


aku tak tau, entah itu pertanda atau hanya sekedar "numpang lewat" semata.

sosok "Dia" sudah tergantikan dengan sosok pemain lama yang baru muncul setelah beberapa kali kuekspos kehadirannya.

"Dia" yang baru ini orang lama,

ada keterbukaan, kejujuran, kenaifan antara kita.
Mungkin karena umur yang sama?
entah

AKu juga kaget, "Dia" ini tetiba datang lagi dengan cerita baru yang lebih hakiki. Mungkin karena aku sudah mulai bosan dengan kisah lama kita yang usang,

Dia yang begitu hangat, 

Dia yang kuanggap sahabat

Dia yang sedang terampas masa mudanya di Lautan

Dia yang membuatku lepas kendali akan diriku, dan merasa kembali kemasa anak2 bersama dia.

Dia yang akhir-akhir ini menampakkan kehadirannya.


Dia sahabatku

Tolong kembalikan lagi rasa sahabat ini, bukan ke rasa ingin memiliki.

Read More >>

Selasa, 16 Desember 2014

Sepertinya aku sudah mulai bebas, tanpa terbelenggu rasa ingin kembali ke masa itu, bersama dia, mengingat semua tentangnya. Ini progress yang bagus.
Melihat aku yang hampir tiap hari selalu menyebut namanya, entah satu dua kali, ada namanya.
Aku tidak tahu, aku hanya berspekulasi.
Aku berandai tentang the future setelah masa recovery ini.

terlalu dini?

entahlah, tapi hati ini serasa ikhlas dan lepas.


2 tahun yang akan datang

kepulanganku membawa gelar Master, juga dengan memperkenalkan seseorang pelengkap yang sangat ditungu tunggu oleh keluargaku.

berkhayal?

Tidak ini sungguhan, bukankah maksud yang baik juga akan direstui oleh Tuhan.
:)

walaupun sampai sekarang aku belum mengetahui rahasia yang disimpan oleh Tuhanku itu, tetapi dengan ikhlas aku mengikuti alurnya..
setidaknya permintaanku untuk menyudahi petualangan "bersama orang yang salah"ini dikabulkan  :)

karena entah *lagi suatu saat nanti, akan ada the right person yang akan menemaniku sampai akhir.

Read More >>

Senin, 08 September 2014

Dear Allah #KoreanEdition1


I am in South korea now.. hoho
alhamdulillah aku ucapkan yang sebesar-besarnya kepada Allah SWT yang telah memberikanku kesempatan untuk mencicipi indahnya kuliah di luar negeri seperti yang aku cita-citakan dari kecil.
Sekarang aku bisa menginjakkan kaki di tanahnya raja Sejong,
yang sesungguhnya hampir mustahil bagiku untuk bisa kesini..
but, Man Jadda Wa Jadda, ingatlah selalu itu semua. Kita berusaha, kita berdoa dan Allah yang meng ACC kan mimpi kita..
Bagaimana usahaku untuk bisa sampai disini?
wuaaaa... kalau menengok ke belakang literan air mata, keringat, sudah aku dan keluargaku keluarkan agar aku bisa meraih impianku ini.
Jadi semuanya, inget ya, tidak ada yang instan.. butuh proses, dan akan indah pada saat Yang Mengindahkan mengizinkan..

dan disini, aku tinggal hampir menginjak minggu ke 2, alhamdulillah masih diberikan kelancaran oleh Allah dan dipertemukan dengan mereka...teman-teman yang baik.
Mahasiswa Pukyong National University
(Affandi, Anyes,Mitha, Hana, Mas Iwan, Mas Vega, Alam, Fajar, Rio, Listi, Mas Pandu,Heny, Fatia, Nico, Wahyu, Koko, Ivan, Mas Bangun, Mas Wahyu, Pak Dicky, Bu Maria)


Begitu indahnya persahabatan...
di semarang, di Busan aku menemukan orang-orang yang akan gampang disayang dan sukar untuk ditinggalkan.


(Heny, Nagata, Fajar, Wahyu, Afandi)

dan inilah aku yang sekarang, 
yang memulai lagi mimpiku...



terimakasih atas kesempatannya Ya Rabb, dan terimakasih untuk big bos yang telah memberikan rekomendasinya untukku...


Read More >>

Senin, 18 Agustus 2014

Big Thanks for God


Harusnya kemaren-kemaren rajin ngisi kamu lah ya biar ada cerita di detik-detik terakhir waktuku di Indonesia... HuaHua #Mimbik2
Dilihat dari jadwal keberangkatan, this day D-7
so quickly..

but, big thanks for My God, Allah
:)

jika flash back lagi, tak ada yang menyangka aku bisa melanjutkan studi Masterku disana dengan Full scholarship. 
Aku hanya punya mimpi, tapi di Japan, dan ternyata rencana Allah lebih indah menempatkanku di South Korea.
Who knows...
it just a little girl's dream.

Proses mendapatkannya pun tidaklah mudah,.
cukup aku dan orang terdekatku saja yang mengetahui prosesnya.

Karena orang hanya suka pada HASIL nya, iya kan?
sekarang saja mereka memuja muja,

tapi dahulu, ketika aku menceritakan mimpi-mimpiku, mereka mencibir 
Dan begitulah proses kehidupan yang aku mengerti selama 23 tahun ini.

Amunisi yang aku persiapkan untuk 2 tahun ke depan ini,
aku harus lebih mendekatkan diri dengan Allah, karena beliau sudah memberiku kesempatan, maka aku harus menggunakan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya.
harus lebih giat belajar...

teruntuk ICFO, my guardian
:) thank you so much.. all of staff ICFO, give me a chance to continue my dream in South Korea.

Dan Pukyong National University 
terimakasih atas kesempatan yang diberikan untukku, anak nelayan ini..
Read More >>

Kamis, 01 Mei 2014

Tentang Waktu Part 1

jarum jam yang selalu berputar untuk mengganti jam menjadi hari lalu tahun.
Begitukah berharganya waktu?
hingga ada pepatah yang mengatakan bahwa waktu adalah uang. Sekarang aku mulai mengerti filosofi dari pepatah tersebut. Bukankah moment moment berupa kenangan  yang terbentuk oleh waktu, tidak bisa terbeli dan terjual oleh uang?
Lalu aku tersadar..
Jika mengingat kenangan, disitu pula ada waktu, dan ternyata mereka tak bisa terpisahkan.
Aku sudah berusaha sebenarnya, untuk melakukan yang sebaik baiknya sehingga nanti akan ada seseorang atau banyak orang yang bercerita tentang kenangan, terutama bersamaku.
Adanya aku disamping kalian dari yang sekarang hingga menjadi kenangan, tolong..selalu ingatlah semuanya, sampai sedetail detailnya. Seperti aku mengingat kalian.
Iya, aku tidak sepengertian temanku Virqi, hingga menghafal semua kebiasaan teman-temannya sampai sekecil-kecilnya.
Aku tidak sesabar Mia, Aku tak sekuat Rani, aku juga tidak sebegitu baiiiknya dibanding Tika, bahkan untuk memperjuangkan impianku saja aku tidak seambisius Novi.
Aku biasa saja. Dan kalian yang mengenalku, dan membentuk kenangan yang akan melekat sebagai brand bagiku di ingatan kalian, aku biasa saja. Tapi aku tulus menyayangi kalian.
Aku yang banyak kekurangan ini, merasa terlengkapi oleh kehadiran kalian yang melebihi saudara.
Apalagi aku yang pernah hidup bersama kalian..di Kos Kuja..bersama Aurora, Ruci, Virqi, Icha dan Rika.
Hingga aku tak punya rahasia lagi bersama kalian. Dan tak perlu kututupi lagi kebiasaan burukku di depan kalian.
Akankah semuanya akan menjadi kenangan?
tentunya iya,
karena lamat lamat seiring berjalannya waktu, satu persatu dari kalian akan meninggalkanku, dan aku juga meninggalkan kalian.
:) 
Lalu apa yang bisa aku lakukan? Aku hanyalah wayang kehidupan, yang akan pasrah dengan Dalang Kehidupan, menuntunku untuk membawaku kemana saja. Karena aku yakin satu hal, aku orang baik, dan aku akan bertemu dengan orang baik, seperti kalian sebelumnya.
kita menyebutnya Mentelz



Kuja Kost Community
Read More >>