Senin, 12 November 2012

Ketika Mata Hati Mulai Terbuka


Membuka hati


Tidak semudah membuka telapak tangan
Membuka hati tidak segampang mencari-cari kesalahan orang

Membuka hati perlu waktu dan pembuktian

Waktu untuk merubah sikap menjadi lebih baik bagi Sang Adam.

Selanjutnya,

Seandainya...seandainya... Ah, sudah hilang kata Seandainya.
Adanya sekarang hanyalah Seharusnya dan Selanjutnya.

Mungkin aku dan dia bukanlah yang terbaik.
Mungkin aku baik dia tidak baik, ataupun sebaliknya.

Sehingga Tuhan tidak mempersatukan kita.

Atau mungkin,
jika sudah waktunya nanti kita menjadi insan terbaik, ..

Tuhanlah yang Maha Tau,
Tuhanlah yang merencanakan

Aku dan dia hanyalah wayang kehidupan.

Senin malam,  12 November 2012
@Kosan lantai 3



Aprianita

Tidak ada komentar: