jarum jam yang selalu berputar untuk mengganti jam menjadi hari lalu tahun.
Read More >>
Begitukah berharganya waktu?
hingga ada pepatah yang mengatakan bahwa waktu adalah uang. Sekarang aku mulai mengerti filosofi dari pepatah tersebut. Bukankah moment moment berupa kenangan yang terbentuk oleh waktu, tidak bisa terbeli dan terjual oleh uang?
Lalu aku tersadar..
Jika mengingat kenangan, disitu pula ada waktu, dan ternyata mereka tak bisa terpisahkan.
Aku sudah berusaha sebenarnya, untuk melakukan yang sebaik baiknya sehingga nanti akan ada seseorang atau banyak orang yang bercerita tentang kenangan, terutama bersamaku.
Adanya aku disamping kalian dari yang sekarang hingga menjadi kenangan, tolong..selalu ingatlah semuanya, sampai sedetail detailnya. Seperti aku mengingat kalian.
Iya, aku tidak sepengertian temanku Virqi, hingga menghafal semua kebiasaan teman-temannya sampai sekecil-kecilnya.
Aku tidak sesabar Mia, Aku tak sekuat Rani, aku juga tidak sebegitu baiiiknya dibanding Tika, bahkan untuk memperjuangkan impianku saja aku tidak seambisius Novi.
Aku biasa saja. Dan kalian yang mengenalku, dan membentuk kenangan yang akan melekat sebagai brand bagiku di ingatan kalian, aku biasa saja. Tapi aku tulus menyayangi kalian.
Aku yang banyak kekurangan ini, merasa terlengkapi oleh kehadiran kalian yang melebihi saudara.
Apalagi aku yang pernah hidup bersama kalian..di Kos Kuja..bersama Aurora, Ruci, Virqi, Icha dan Rika.
Hingga aku tak punya rahasia lagi bersama kalian. Dan tak perlu kututupi lagi kebiasaan burukku di depan kalian.
Akankah semuanya akan menjadi kenangan?
tentunya iya,
karena lamat lamat seiring berjalannya waktu, satu persatu dari kalian akan meninggalkanku, dan aku juga meninggalkan kalian.
:)
