Jumat, 23 Januari 2015

Sneak Peek 2015 "Time to Break The Wall"

Hai
baru sempat mengisimu :')

Winter yang tak berujung.
Ini kali pertama seumur hidupku untuk survive di winter 2014-2015. Sungguh tak mudah, menepis dingin dikala hati berubah menjadi es, mengompori diri disaat semangatku hampir dikalahkan oleh angin busan.

Aku hanya ingin sekedar bercerita,
Tentang indahnya negara 4 musim ini, tapi serasa kosong buatku. Mungkin aku terkesan melarikan diri dari segala keruwetan perasaanku pada tahun lalu.
ini hanya cerita, bukan berarti aku tidak bisa move on, bukan..aku hanya ingin menjadikan blog ini saksi jika suatu saat aku lupa akan peristiwa itu, aku bisa mengingatnya dengan membaca ini lagi.
Sosok yang pernah aku bangga-banggakan di blog ini juga, lalu aku mulai menghentikan menyebut namanya disini.
Untuk seseorang yang selalu kupanggil "kakak",
mungkin hubungan kita 2 tahun yang lalu  adalah sebuah kesalahan dan pelajaran terindah untukku.
Untukku yang terlalu mencintai sosoknya,
dan itu tidak baik, karena ketika aku terjatuh sendiri, aku harus mengobati diri sendiri.
Luka itu tak bisa sembuh seratus persen, masih ada bekas bekasnya yang sulit untuk dihilangkan, dan hanya akulah yang merasakan.

tetapi aku harus melangkah ke depan,
walaupun bekas luka tersebut masih berbekas, aku maju selangkah demi selangkah..
tak lupa ku ucapkan syukur, dengan keberadaaanku disini, semakin mempermudahkanku untuk melupakan luka itu. Aku mulai terlupa bahwa aku pernah terluka.
Aku sudah terima sebagai pembelajaranku menuju kedewasaan dengan luka ini.

sekarang aku mulai menikmati kesendirianku, sambil selalu instropeksi dan membenahi diri.
Terimakasih,
Secara tidak langsung dia sudah membantuku menjadi sekarang ini, Saat ini aku belajar dan selalu belajar, untuk menjadi wanita mandiri, mengandalkan diri sendiri.
Hingga suatu saat, jika kita dipertemukan dalam sebuah situasi, aku harus mengucapkan terimakasih kepadanya..
yang telah menyadarkanku, bahwa cara mencintainya itu yang salah.

dan untuk yang akan datang,
aku akan berhati-hati lagi, mulai dari menggunakan hati hingga mengontrol diri supaya tidak salah untuk yang kedua kalinya.
dan akan kupastikan dulu, bahwa hubungan dua arah akan lebih mengena daripada hubungan searah.
dan kupastikan, aku tak salah langkah


Read More >>