Rabu, 05 Desember 2012

Kita -Sepasang Penjelajah Dunia Semu-

Dalam dunia Semu,
Tak ada hukum alam, tak ada undang undang, tak ada Hak dan Kewajiban..
Yang ada hanya Aku dan Dia...


Dia,
selama ini sosoknya memang tak dapat dijangkau oleh cermin.
Ibarat Hantu yang akan ketakutan apabila melihat wajahnya di cermin, lalu dia akan berlari tunggang langgang.
Aku..
lagi lagi aku selalu terperangkap oleh situasi yang seperti itu.
Akankah ada makna dibalik situasi ini ? karena sampai sekarang, makna ataupun optional dari keadaan ini belum bisa tercerna dalam otakku.


Semu bertemakan bayang bayang.
Bayang bayang bernuansa magis.
Tak apa magis, asal aku dan dia bisa saling merasakan.
Awalnya, kita hanya bermain-main dan mencoba. Kita seperti terlena dan lupa akan kenyataan karena dunia semu itu memang Indah!
Sangat Indah!

Namanya juga Semu,
Seindah-indahnya semu tetap kalah dengaan kenyataan.
 Lama-lama kita terperangkap dan kemudian kita tak tau harus diawali dari mana untuk keluar.
Runut punya runut, sambil berjalan mundur, akhirnya kita menemukan jalan pulang. Dan sebagai konsekuensinya, kita pulang tapi kita terpisahkan.

Dia...
Aku tak tahu bagaimana upayanya agar bisa keluar dari semu.
Ah, seandainya aku dan dia di kenyataan, pasti aku bisa melihatnya..dan tentunya antara aku dan dia akan kekal.
Namanya juga semu,
dunia semu tidak akan memperlihatkan kesusahan orang...
padahal dibalik kesusahan tersebut ada arti dalam sebuah peluh.
Peluh akan dihargai dengan sejuta Luh *Air mata.
Luh hanya ada di dunia Kenyataan.

Aku,
aku berjuang semampuku untuk meninggalkan dunia semu ini.
Walau kadang aku masih sering menengok jalan kebelakang, maksudnya aku masih enggan pulang.
Tetapi,
Aku dan dia yang sudah melupakan tugas sebagai Kholifah di Bumi
pantas saja mendapatkan hukuman.
berupa perpisahan.

Mungkin dia sekarang telah menemukan jalan keluar. Dan aku sekarang baru setengah di jalan keluar.

Tetapi sekarang,
aku sadar..
cintaku untuknya kenyataan.
Cintaku untuknya real.

sampai jumpa, kamu di dunia kenyataan.
Aku menunggumu...







Read More >>

Sabtu, 17 November 2012

Cabang dari KITA yaitu AKU dan Kamu

Dear Jarak...
Tega sekali kamu, menceraikan KITA sehingga menjadi Aku dan Dia.
Sudahlah, tak perlu lagi kujelaskan berapa puluh liter air mata yang kukeluarkan hanya untuk mengelu-elukan kamu, Jarak!
Apa menurutmu, tak pantaskah Kita tetap menjadi Kita?


Kamu bukan benda bernyawa, tak pojokkan pun kamu tidak akan mengerti dan menyesali semuanya yang kamu lakukan kepada Kita.

Hanya saja,
Kita yang diberikan Fitrah untuk saling menyayangi merasa terlalu berat beban yang harus kita bawa.
Bisakah diperingan sedikit dengan cara didekatkan jaraknya?? Tuhan???

Tuhan,
aku hanya ingin bertemu dia..untuk memastikan fitrah yang Engkau titipkan kepada Kita...

Read More >>

Senin, 12 November 2012

Ketika Mata Hati Mulai Terbuka


Membuka hati


Tidak semudah membuka telapak tangan
Membuka hati tidak segampang mencari-cari kesalahan orang

Membuka hati perlu waktu dan pembuktian

Waktu untuk merubah sikap menjadi lebih baik bagi Sang Adam.

Selanjutnya,

Seandainya...seandainya... Ah, sudah hilang kata Seandainya.
Adanya sekarang hanyalah Seharusnya dan Selanjutnya.

Mungkin aku dan dia bukanlah yang terbaik.
Mungkin aku baik dia tidak baik, ataupun sebaliknya.

Sehingga Tuhan tidak mempersatukan kita.

Atau mungkin,
jika sudah waktunya nanti kita menjadi insan terbaik, ..

Tuhanlah yang Maha Tau,
Tuhanlah yang merencanakan

Aku dan dia hanyalah wayang kehidupan.

Senin malam,  12 November 2012
@Kosan lantai 3



Aprianita

Read More >>

Minggu, 04 November 2012

Memutakhirkan Filosofi CINTA

Cinta
Seharusnya tanpa memohon kamu sudah bilang
Cinta
Seharusnya pemikiran kita harus lebih terbuka untuk
Cinta
Tangisku, tawaku, tangis dan tawa mereka semua demi
Cinta
Penantian terindah adalah hanya untuk menunggu datangnya
Cinta
Letihku disini karena cinta yang tak kunjung
berkabar
Jika memang cinta harus dmusnahkan
demi apa yang harus dilakukan?
Apakah saya tak pantas untukmu, cinta?
Iya matikan pikiranku itu
Lantas apa yang mesti aku fikirkan?
Tanyaku mengelilingi fikiranku tentangmu,
CINTA


#Terinspirasi dari Ada Apa Dengan Cinta The movie
Read More >>

Kamis, 04 Oktober 2012

I Love Karagenan


 Surat Cinta,
untuk adek-adekku Karagenan,
Yang selalu Berinovasi Tanpa Henti....




Assalamualaikum wr. Wb.
Sebelumnya, mari kita teriakkan JARGON Karagenan dalam hati kita masing-masing dengan power yang sekencang-kencangnya.....”I N O V A S I  T A N P A  H E N T I”
Iya, Inilah organisasi tercinta kita. Dibawah naungan prodi kita, THP Tercinta, THP Jaya, THP Bermakna.
Kalian tau, dukungan demi dukungan dari pendahulu kita telah banyak kita terima baik itu melalui akun Fb, twitter, maupun secara lisan.
Tetapi, jangan membuat kita besar kepala dahulu, dan merasa sudah cukup puas akan usaha kita bersama ini.
Buatlah pujian itu sebagai cambukan, untuk menjadi lebih baik lagi.
Adek-adek kami,
Sebentar lagi masa kepemimpinan 2009 akan lengser dan akan dilanjutkan oleh tahun dibawahnya.
Kami Harap, kalian bisa memegang amanah dari kami, untuk selalu BERINOVASI.
Taukah kalian,
Perjuangan kami dalam membawa nama KARAGENAN ini, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kita benar-benar digembleng oleh para pendahulu kami agar bisa menjadi sosok yang mencintai Riset. Awalnya kami diperkenalkan oleh PKM melalui sebuah “PAKSAAN”.
 Iya “PAKSAAN”, Paksaan untuk mengenal dan mencintai Program Kreativitas Mahasiwa ini. Awal mula kami hanya “coba-coba”. Dengan sabarnya, Para senior Karagenan mengkader kami hingga kami bisa menjadi seperti ini.
Hanya dengan paksaan itulah, kami bisa menjadi KITA. Kita bisa menembus DIKTI. Kita bisa mengikuti PIMNAS.
Lima kontingen dari Karagenan yang BISA LOLOS didanai DIKTI dan 2 Kontingen FINALIS PIMNAS. Itu merupakan kebanggaan bagi Kami.
Tidakkah Kalian tertarik untuk mengikuti Jejak kami ?
Yang tidak pernah mengerti apa itu menyerah, pantang berkata GAGAL dan menggantinya menjadi BELUM BERHASIL, yang tidak pernah bisa untuk berhenti berinovasi.
Adek-adekku,
Sekarang saatnya kita berjuang. Kita berjuang bersama-sama membawa nama THP, membawa nama FPIK dan UNDIP dengan mengirimkan PKM Sebanyak-banyaknya.
Marilah kita semua MENCOBA MENUANGKAN ide yang ada di fikiran kita ke dalam tulisan ilmiah berstruktur.
Dan ingat, jangan pernah menghukum diri kalian sendiri dengan mengatakan “SULIT” sebelum mencoba.
Kami siap membimbing kalian.
Mari kita memulainya dari kata per kata kemudian menjadi ribuan kalimat berpola dan menjadi  15 Halaman sesuai panduan PKM 2012.
Nothing Impossible J

Hormat Saya,
Heny Aprianita
Komisi Ahli Karagenan 2012
THP 2009

Read More >>

Selasa, 04 September 2012

Analogi Aku dan Kamu #Part 2

dari PLUTO

Hei matahari taukah engkau?
Kamu itu terlalu angkuh, Bagaimana tidak ?
Mentang-mentang kamu jauh dariku, sinarmu saja tidak dapat kugapai.
Dalam hari-hariku, sering ku merasa sepi...dingin...karena jarang sekali kamu temani

Matahari...
Kamu pasti terlalu kepedean kan?
Karena kamu mengetahui segala isi hatiku, bahwa aku mencintaimu,
dan tidak bisa lepas dari ketergantunganku kepadamu.

sekarang aku ingin memberimu "Pelajaran"
Aku sadap semua kelakuanmu yang pernah kamu lakukan kepadaku
kemudian aku balikkan lagi seperti bumerang.

Sengaja ...
Menghilang dari peredaran,
sebab aku ingin mengetahui sebesar apa rasa sayangmu itu
seberapa besar kamu kangen aku
dan kemudian mencariku


Read More >>

Kamis, 16 Agustus 2012

Revisi Komitmen

Malam itu,
kita sepakat untuk bisa saling memperbaiki.
Jujur saja,
rasa sayang ini benar-benar tidak bisa kutekan bahkan kualihkan!


Tidak ada salahnya berubah..
berubah untuk yang lebih baik
apalagi untuk memperkuat hubungan


Aku tak mempermasalahkan jarak lagi,
tak mengungkit masa lalumu lagi..
karena aku tau, 
posisiku sekarang lebih tinggi dari mereka.


aku suka mimpi..
bermimpi bersamamu selamanya...
tidak peduli rintangan yang akan selalu hadir menghadang kita.
Karena cukup satu yang aku butuhkan sebagai penguat, Kamu.


Aku harap, pilihan yang kita ambil untuk selalu bersama tidak salah.
Semoga tidak salah, tidak ada yang merasa bersalah, dan tidak ada yang dipersalahkan.
Karena hubungan kita ini benar dan berlandaskan cinta.


Aku ingin, kita sama-sama bertahan.
saling menguatkan satu sama lain.
dan yang memisahkan kita bukan orang ketiga, jarak, orang keempat, dll..
aku ingin...suatu saat nanti, yang memisahkan kita hanyalah waktu





Read More >>