Senin, 18 Agustus 2014

Big Thanks for God


Harusnya kemaren-kemaren rajin ngisi kamu lah ya biar ada cerita di detik-detik terakhir waktuku di Indonesia... HuaHua #Mimbik2
Dilihat dari jadwal keberangkatan, this day D-7
so quickly..

but, big thanks for My God, Allah
:)

jika flash back lagi, tak ada yang menyangka aku bisa melanjutkan studi Masterku disana dengan Full scholarship. 
Aku hanya punya mimpi, tapi di Japan, dan ternyata rencana Allah lebih indah menempatkanku di South Korea.
Who knows...
it just a little girl's dream.

Proses mendapatkannya pun tidaklah mudah,.
cukup aku dan orang terdekatku saja yang mengetahui prosesnya.

Karena orang hanya suka pada HASIL nya, iya kan?
sekarang saja mereka memuja muja,

tapi dahulu, ketika aku menceritakan mimpi-mimpiku, mereka mencibir 
Dan begitulah proses kehidupan yang aku mengerti selama 23 tahun ini.

Amunisi yang aku persiapkan untuk 2 tahun ke depan ini,
aku harus lebih mendekatkan diri dengan Allah, karena beliau sudah memberiku kesempatan, maka aku harus menggunakan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya.
harus lebih giat belajar...

teruntuk ICFO, my guardian
:) thank you so much.. all of staff ICFO, give me a chance to continue my dream in South Korea.

Dan Pukyong National University 
terimakasih atas kesempatan yang diberikan untukku, anak nelayan ini..
Read More >>

Kamis, 01 Mei 2014

Tentang Waktu Part 1

jarum jam yang selalu berputar untuk mengganti jam menjadi hari lalu tahun.
Begitukah berharganya waktu?
hingga ada pepatah yang mengatakan bahwa waktu adalah uang. Sekarang aku mulai mengerti filosofi dari pepatah tersebut. Bukankah moment moment berupa kenangan  yang terbentuk oleh waktu, tidak bisa terbeli dan terjual oleh uang?
Lalu aku tersadar..
Jika mengingat kenangan, disitu pula ada waktu, dan ternyata mereka tak bisa terpisahkan.
Aku sudah berusaha sebenarnya, untuk melakukan yang sebaik baiknya sehingga nanti akan ada seseorang atau banyak orang yang bercerita tentang kenangan, terutama bersamaku.
Adanya aku disamping kalian dari yang sekarang hingga menjadi kenangan, tolong..selalu ingatlah semuanya, sampai sedetail detailnya. Seperti aku mengingat kalian.
Iya, aku tidak sepengertian temanku Virqi, hingga menghafal semua kebiasaan teman-temannya sampai sekecil-kecilnya.
Aku tidak sesabar Mia, Aku tak sekuat Rani, aku juga tidak sebegitu baiiiknya dibanding Tika, bahkan untuk memperjuangkan impianku saja aku tidak seambisius Novi.
Aku biasa saja. Dan kalian yang mengenalku, dan membentuk kenangan yang akan melekat sebagai brand bagiku di ingatan kalian, aku biasa saja. Tapi aku tulus menyayangi kalian.
Aku yang banyak kekurangan ini, merasa terlengkapi oleh kehadiran kalian yang melebihi saudara.
Apalagi aku yang pernah hidup bersama kalian..di Kos Kuja..bersama Aurora, Ruci, Virqi, Icha dan Rika.
Hingga aku tak punya rahasia lagi bersama kalian. Dan tak perlu kututupi lagi kebiasaan burukku di depan kalian.
Akankah semuanya akan menjadi kenangan?
tentunya iya,
karena lamat lamat seiring berjalannya waktu, satu persatu dari kalian akan meninggalkanku, dan aku juga meninggalkan kalian.
:) 
Lalu apa yang bisa aku lakukan? Aku hanyalah wayang kehidupan, yang akan pasrah dengan Dalang Kehidupan, menuntunku untuk membawaku kemana saja. Karena aku yakin satu hal, aku orang baik, dan aku akan bertemu dengan orang baik, seperti kalian sebelumnya.
kita menyebutnya Mentelz



Kuja Kost Community
Read More >>

Selasa, 01 April 2014

Selamat menunggu Pagi

Halo malam, diary blogku 
ini hampir pagi, dan menuju siang.
:)
Entah postingan ini mengambil tema apa, aku tak tahu. setauku aku hanya suka tahu dan tempe.
::D
oh iya..
tanah kelahiranku sedang mempersiapkan diri untuk melepas puterinya tercinta ini. 
aku sebagai puterinya hanya bisa berharap terbaik sedangkan mereka memberi wejangan agar aku  tidak silau dengan gemerlapnya dunia sana, akan tetap fokus pada impianku yang setitik asaku.
okesip.
sebenarnya,
hanya ada satu fikiran yang mengganjal ini.Manusia itu, bernama....Aria 

ada yang harus kutinggalkan sebelum meninggalkan.
dan sepertinya dia sudah siap untuk kutinggalkan :')
dengan begitu besar controlnya untuk tidak mencariku. 
Sudah berapa banyak aku menceritakannya disini blog? terlalu banyak bukan, dan hampir menuju ke spam. ahh...
itulah mengapa,
mencintai dalam diam lebih kupilih untuk menjadikannya sebuah sejarah. Sejarah besar dan cukup tertentu saja yang mengetahuinya.



Read More >>

Selasa, 31 Desember 2013

Kutantang Mimpiku..2014

Semuanya berawal dari mimpi,
seperti aku yang pernah bermimpi menggapai matahari.
Apakah mungkin seorang aku bisa memangku bulan?
Di dunia mimpi, semuanya sah sah saja dan bisa-bisa saja.
Tak ada logika, penalaran mati, IQ tidak jalan bagai sampah.
Aku punya mimpi,
dan Tuhanku tidak melarangku untuk bermimpi.
Tuhanku maha pemberi,
aku tinggal meminta saja dan berusaha, apa susahnya?
daripada aku diam lalu langgam keasikan.
Buat apa?
tak ada yang tidak mungkin di mata Tuhanku.
Maka dari itu Tuhan,
aku serius dengan mimpi-mimpiku ini.


*ISENG DI AKHIR TAHUN
#Tuhan Maha Guyon, Tapi Tuhan selalu serius mengabulkan Mimpiku
Read More >>

Jumat, 15 November 2013

More Than World

Penantianku selama 2 tahun ini....

Terealisasikan,
dan dia adalah Anugerah :)

6 November 2013- 14 November 2013.

Sore di langit Semarang,
dari kejauhan aku melihat sosok yang sangat ingin aku temui dua tahun belakangan ini. Cowok berjaket cokelat tua dengan muka kecapekan tapi tetap tidak menghilangkan essensinya untuk aku cintai. Dia adalah Cinta. Dia yang telah membuktikan janjinya. Dia yang telah mengorbankan waktunya untuk  sekedar menemuiku. Bagaimana bisa aku memarahinya ?
Beberapa menit yang lalu, sengaja aku diamkan untuk aku amati dari kejauhan. Sambil terus bertanya kepada Tuhan apa aku bermimpi ataukah aku berhayal? karena keseringan berimaginasi membayangkan dia datang.
Lalu aku mendengar suara itu, memanggilku...
Memanggil namaku :')
Suaranya tidak berubah.
Dia juga tidak berubah.
Dan perasaanku juga tidak berubah. Sehingga tidak ada yang berubah. Semuanya sama.

Spontanitas, aku melupakan jarak yang selama ini aku persalahkan.

Saat itulah,
aku merasakan kehadirannya yang benar-benar NYATA dan kasihnya yang ADA.

Aku benar-benar dibuat gila olehnya. Dia seolah bagaikan candu yang apabila tidak bertemu semenitpun aku bisa meracau tak jelas.

Mungkin sekarang semua waktu yang teah aku lakukan dengannya menjadi kenangan,
tapi tidak akan terlupakan.

Jogja-Semarang.
Aku merasakan kehangatan tanganmu,
Ketenanganmu,
bahumu yang bidang untuk ku bersandar.

Karena sebenarnya tanpa kamu aku hilang.


Jangan sakit apabila nanti kita dipisahkan Tuhan terlalu jauh :')
Jangan mengeluh jika kita tidak bisa sekedar saling bersentuhan.

cukup yakinkan hatimu, aku mencintaimu.

Kita berpisah, untuk dipertemukan di moment yang terbaik :)
sabarlah sayang,
kita sama-sama menunggu, waktu yang tepat itu.


Read More >>

Senin, 17 Juni 2013

Aku dan SAHABAT

Ketika aku memilah-milah sebuah kata yang cocok untuk mewakili ini semua, ada kebingungan. sedikit kerancuan
dia itu sayang.
sayang yang tidak bisa dilebihkan.
Cinta yang berbeda bila diperumpamakan dengan cintanya adam dan hawa.
hampir seperti,
saudara.
Bisa kan?
saudara yang tidak tau darah mengalirnya dari siapa bisa disebut saudara.

Banyak pertentangan.
tapi toh kita tidak dirugikan? bahkan kita nyaman.
Berbeda jenis bukan berarti tidak bisa berteman kan?

Ada banyak sekali alasan kenapa aku selalu "bergantung" kepadanya.
Dia, pernah menjadikanku sebuah alasan, bahwa aku harus meneruskan sebuah kehidupan.
dikala orang terdekatku sekalipun, tidak bisa aku percaya. Hanya Dia yang memberikan pancaran sinar kehangatan untuk kuyakini.
Ketika aku meragukan "KeTuhanan" bahkan begitu besar andilnya dia dalam prosesku menuju kedewasaan.

sekarang, mau apa?
yang aku mau, mengucapkan kepadanya "terimakasih" yang tidak bisa kuhitung jumlahnya.
yang kuinginkan, memberikan apa yang dia inginkan, semua yang dia inginkan.
dan dia kembali tersenyum kepadaku.

Teman,
persahabatan kita semoga tak lekang oleh waktu...

teruntuk Nurul Muchlis Bakhtiar, salah satu teman terbaikku.


Read More >>

Rabu, 05 Juni 2013

Parodi Berair mata

ada parodi kacangan yang diperankan oleh dua insan biasa yang jauh dari kata sempurna. anak adam dan hawa itu saling terpisahkan. saling mngaggumi. bahkan saling mencintai. tapi apa kata dan daya, semua itu terasa tak berharga ketika dikalahkan oleh suratan Yang Maha Kuasa. Entahlah, aku juga tidak habis fikir akan suratan tersebut,  karena aku juga hanya  manusia biasa, fikiranku penuh dengan keterbatasan. Dan aku juga tak bisa menjamin, jika suatu hari nanti dua insan tersebut ternyata telah dijodohkan oleh Tuhan dengan  pasangan masing-masing. dan semua ini, hanya akan menjadi sebuah memori kecil yang indah dan tersimpan rapih di hati masing-masing. ah.. parodi ini, akhirnya menjadi lelucon bagi setiap manusia yang mengerti, dan menjadi tangis bagi yang merasakan.
Read More >>